KKNTematik642 - Jumlah orang yang yang terjangkit dan meninggal
akibat virus COVID-19 terus meningkat setiap harinya. Sejauh ini, Coronavirus
memang lebih sering menyebabkan gejala berat, bahkan kematian pada kelompok
orang tertentu yang sangat rentan terinfeksi virus corona.
Pada
kesempatan kali ini, saya akan mencoba untuk menjelaskan tentang 5 kelompok
orang yang rentan untuk terinfeksi virus Corona. Berikut ini adalah penjelasan
selengkapnya.
1. Orang
lanjut usia (lansia)
Salah
satu kelompok yang paling rentan terinfeksi virus corona adalah orang lanjut
usia (lansia) berusia 60 tahun ke atas. Mengapa lansia lebih rentan terhadap
paparan virus corona?
Seiring
bertambahnya usia seseorang, tubuh akan mengalami berbagai penurunan akibat
proses penuaan. Mulai dari menurunnya produksi hormon, kekenyalan kulit, massa
otot, kepadatan tulang, hingga kekuatan dan fungsi organ-organ tubuh.
Kemudian,
sistem imun sebagai pelindung tubuh pada lansia pun tidak dapat bekerja dengan
maksimal layaknya saat masih muda. Akibatnya, sulit bagi orang lansia untuk
melawan berbagai macam bakteri atau virus penyebab penyakit, termasuk
terinfeksi virus corona COVID-19.
2. Orang
dengan riwayat penyakit tertentu
Gejala
berat dan komplikasi serius akibat Covid-19 juga dialami oleh orang dengan
riwayat penyakit tertentu, seperti orang-orang yang menderita penyakit tidak
menular kronis. Risiko penyakit kronis dapat meningkat secara bertahap mulai
dari usia 40 tahun.
Beberapa
jenis penyakit tidak menular kronis yang mungkin diderita adalah diabetes,
infeksi pernapasan akut, asma, penyakit jantung, hipertensi, kanker, serta
kondisi medis lainnya yang menyerang sistem kekebalan tubuh.
Penyakit
tidak menular sebagian besar bersifat kronis, artinya terjadi secara perlahan
dan dapat menetap dalam jangka waktu yang lama. Tidak hanya berlangsung lama,
penyakit kronis juga menyebabkan kondisi kesehatan penderitanya menurun secara
bertahap sehingga rentan terinfeksi penyakit, termasuk virus corona.
Orang
yang rentan terinfeksi Covid-19 dan memiliki penyakit penyerta kronis berisiko
lebih tinggi untuk mengalami gejala berat, misalnya pada lansia.
Hal
ini karena penyakit kronis menyebabkan sistem kekebalan tubuh penderitanya
melemah dan lebih sulit melawan infeksi. Akibatnya, tubuh penderita penyakit
kronis akan lebih mudah terserang penyakit, termasuk virus corona Covid-19.
Selain
itu, perokok, penderita HIV atau AIDS, orang yang melakukan transplantasi organ
atau sumsum tulang, serta orang yang mengonsumsi obat kortikosteroid dosis
tinggi atau obat penekan kekebalan lainnya juga rentan terinfeksi virus corona.
3. Tenaga
medis di rumah sakit
Kelompok
orang yang rentan terinfeksi virus corona berikutnya adalah tenaga medis di
rumah sakit, termasuk dokter dan perawat. Bagaimana tidak, mereka diharuskan
untuk bersinggungan langsung dengan pasien yang terinfeksi virus corona.
Mengingat
risikonya sangat tinggi, para tenaga medis perlu menerapkan prosedur, protokol,
dan penggunaan alat pelindung diri tertentu guna mencegah penularan virus
corona.
4.
Anak-anak
Meski
kondisi mereka mungkin tidak terlalu parah seperti pada pasien orang dewasa,
tetapi risiko anak-anak, terutama bayi, terinfeksi virus corona tetap tidak
boleh disepelekan. Terlebih jika anak-anak tersebut sebelumnya mengidap
pneumonia yang berisiko memperburuk infeksi Covid-19.
Di
Indonesia sendiri, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
(KemenPPA) mengungkapkan data anak-anak yang terkena Covid-19 di beberapa
provinsi di Indonesia yang masuk dalam zona merah penyebaran virus corona.
Untuk
data anak, sebanyak 6.744 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 991 Pasien dalam
Pengawasan (PDP), 26 orang positif terinfeksi Covid-19, 9 orang sembuh, dan 6
orang anak meninggal dunia.
Covid-19
seringkali dikaitkan sebagai penyakit dengan sistem imun rendah sehingga
anak-anak lebih rentan terkena wabah ini. Anak-anak yang terinfeksi positif
COVID-19 biasanya mengalami gejala yang lebih ringan dibanding orang dewasa.
Meskipun begitu para orangtua harus tetap disarankan untuk mengambil tindakan
pencegahan agar anak-anak mereka terhindar dari infeksi virus ini.
5. Ibu
Hamil
Para
ahli masih mempelajari pengaruh COVID-19 atau infeksi virus Corona pada ibu
hamil. Namun, perubahan sistem imun yang terjadi pada kehamilan dapat membuat
ibu hamil lebih rentan terkena infeksi virus Corona dan lebih berisiko
mengalami gejala penyakit yang berat dan fatal.
Selain
itu, demam tinggi yang terjadi akibat COVID-19 di trimester pertama kehamilan
dapat meningkatkan risiko terjadinya cacat lahir pada anak.
Nah
sobat itulah beberapa kelompok orang yang rentan untuk terinfeksi oleh virus
corona atau COVID-19. Salah satu cara pencegahan virus corona adalah dengan
sering mencuci tangan. Ini berlaku bagi orang yang rentan terinfeksi virus
corona dan anggota keluarga lainnya yang tinggal satu rumah dengan mereka.
Untuk
tutorial mencuci tangan dengan benar, sudah dijelaskan oleh teman saya, farah annisa
balqis di video lainnya. Silahkan klik tombol i yang ada di ujung kanan atas.
Cukup pembahasan tentang 5 kelompok orang yang rentan terinfeksi virus Corona, semoga dapat bermanfaat dan meningkatkan kewaspadaan kita terhadap penyebaran virus corona ini, wassalamu’alikum.